MASAPNEWS – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Nomi Aprilia menyambut baik telah beroperasinya Kolam Pancing Dohong 2 di Kota Kuala Kurun, Kecamatan Kurun.
“Saya harap keberadaan kolam pancing ini bisa dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi memancing,” ucapnya saat menghadiri pembukaan Kolam Pancing Dohong 2, Sabtu.
Dikatakan olehnya, Kolam Pancing Dohong 2 diharap bisa menjadi destinasi wisata alternatif bagi masyarakat. Masyarakat yang dimaksud ini bukan hanya dari Gumas, namun juga dari daerah lain.
Selama ini, tutur dia, masyarakat yang datang ke Kuala Kurun biasanya berkunjung ke Air Terjun Batu Mahasur, Taman Hutan Raya Lapak Jaru, atau berwisata kuliner di Taman Kota Kuala Kurun.
Oleh sebab itu, politisi PDI Perjuangan ini menyambut baik keberadaan Kolam Pancing Dohong 2 di Kuala Kurun, karena bisa menjadi destinasi wisata alternatif bagi masyarakat Gumas maupun dari luar daerah.
Terbukti, saat pembukaan Kolam Pancing Dohong 2 yang diwarnai dengan lomba galatama, peserta yang mengikuti lomba tidak hanya dari Gumas, namun juga dari Kota Palangka Raya.
“Keberadaan Kolam Pancing Dohong 2 ini saya harap bisa membangkitkan perekonomian Gumas, di tengah terjadinya pandemi COVID-19 saat ini,” kata alumni Universitas Palangka Raya ini.
Pengelola Kolam Pancing Dohong 2 Nedy Aryanto mengatakan, kolam pancing yang dia kelola ini merupakan cabang dari Kolam Pancing Dohong 1 yang terletak di Palangka Raya.
Saat ini sarana dan prasarana serta pelayanan di Kolam Pancing Dohong 2 belum sempurna, namun pihaknya akan terus berbenah demi kenyamanan para pemancing yang datang berkunjung.
Ke depan, sambung dia, Kolam Pancing Dohong 2 akan kembali menggelar lomba galatama, dan berupaya agar lomba galatama bisa dilakukan secara rutin dengan berbagai hadiah menarik.
Lainnya, Pengelola Kolam Pancing Dohong 1 Arton S Dohong berharap Kolam Pancing Dohong 1 bisa menjadi wadah bagi masyarakat, baik itu Kuala Kurun dan sekitarnya maupun luar daerah, untuk menyalurkan hobi memancing.
“Kolam pancing ini harus benar-benar menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi. Jangan sampai di sini ada minuman beralkohol apalagi narkotika dan obat-obatan terlarang,” tegas Arton. (GCM/MN-2)






