MASAPNEWS – Tes cepat
atau rapid test massal gratis yang dilaksanakan di kawasan Pasar Pendopo Muara
Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, hanya diikuti 105 orang dari
target seribu orang lebih.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Barito Utara H Siswandoyo di Muara
Teweh, Kamis mengakui rapid test ini minim peserta dari kouta ribuan
orang.
“Kita sengaja tidak mengerahkan warga, untuk menghindari kerumunan, jadi peserta
yang ikut ini merupakan kesadaran mereka sendiri.Namun rapid test ini kami
lanjutkan ke komunitas-komunitas lainnya sesuai prioritas nantinya,”
katanya.
Hasil rapid test yang hanya digelar sehari ini dari 105 orang peserta
diantaranya 99 orang non reaktif dan enam orang reaktif.
“Bagi warga yang reaktif tersebut menjalani karantina mandiri selama 14
hari, bila tidak bergejala maka aman,” kata dia.
Bakti kesehatan berupa gelaran tes cepat massal dan pengobatan gratis bagi
masyarakat di Muara Teweh ini dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Kalteng Habib
Ismail Bin Yahya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Danrem 102 Panju
Panjung Brigjen TNI Purwo Sudariyanto, Kepala BIN Daerah Kalteng Brigjen Pol M
Slamet Urip Widodo dan pejabat lainnya.
Pemprov Kalteng terus mendorong percepatan penanganan pandemi COVID-19 di
seluruh kabupaten dan kota, tidak terkecuali Barito Utara.
“Melalui kegiatan ini kami harapkan angka sebaran COVID-19 di Barito Utara
bisa ditekan secara maksimal,” kata Plt Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin
Yahya.
Ia menjelaskan, apabila nantinya ditemukan hasil tes reaktif, maka diminta
kooperatif dan mengikuti tahapan penanganan kesehatan lainnya yang dilakukan
oleh petugas.
Lebih lanjut pihaknya juga mengingatkan, agar semua pihak tetap disiplin
menerapkan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan
menggunakan sabun, serta menjaga jarak aman.
“Hasil dari upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus ini, ditentukan
oleh peran serta masyarakat, termasuk dalam mematuhi protokol kesehatan,”
terangnya.
Pelaksanaan bakti kesehatan itu juga dihadiri unsur Forkopimda Kalteng, serta
Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra beserta jajaran. Kegiatan
tersebut terselenggara berkat kerja sama pemprov, pemkab dan beberapa instansi
pemerintah lainnya.
Dalam kegiatan itu juga disalurkan bantuan masker kain dan medis kepada
masyarakat di wilayah setempat.
Sementara itu, Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra mengatakan
perkembangan kasus COVID-19 di wilayahnya semakin meningkat. Sampai 1
Oktober 2020 secara kumulatif terdapat 289 kasus terkonfirmasi COVID-19,
terdiri dari 72 dalam perawatan, 205 sembuh dan 12 meninggal.
“Maka kami pun mengajak warga Muara Teweh berpartisipasi dalam bakti
kesehatan ini sebagai upaya pencegahan sekaligus penanggulangan penyebaran
virus tersebut,” ujarnya. (ANT/MN-3)









