MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) bersinergi dengan Kodim 1016 Palangka Raya dalam upaya mengendalikan inflasi pangan di daerah setempat.
Bentuk sinergi tersebut ditandai dengan melakukan penanaman cabai di Kurun seberang, Kecamatan Kurun, Selasa (4/10/2022).
“Yang kami lakukan pada hari ini adalah gerakan menanam cabai atau Sakuyan Lombok, dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),” ucap Bupati Gumas, Jaya S Monong.
Dia menuturkan, gerakan menanam cabai atau Sakuyan Lombok dilakukan dengan melibatkan para petani di sejumlah kecamatan.
Pemkab Gumas mengalokasikan Rp250 juta kepada Dinas Pertanian kabupaten, untuk pengembangan cabai seluas 10 hektare di sejumlah kecamatan, dengan melibatkan 11 kelompok tani.
Pelibatan para petani bertujuan agar mereka turut berkontribusi dalam pengendalian inflasi, khususnya komoditas cabai. Petani turut dilibatkan karena mereka langsung menjadi pelaku utama dalam pembangunan sektor pertanian.
Sementara itu, Perwira Penghubung 1016/PLK Wilayah Gunung Mas Letkol Inf Idham Khalid menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemkab, guna mendukung upaya pengendalian inflasi pangan di daerah setempat.
Pihaknya juga siap berbagi ilmu di berbagai bidang lainnya seperti pembuatan virgin coconut oil (VCO), pembuatan abon berbahan ikan, pembuatan pakan ternak, dan lain sebagainya.
Lainnya, Kepala Dinas Pertanian Gunung Mas, Letus Guntur mengatakan, pengembangan cabai seluas 10 hektare menyasar sejumlah petani di Kecamatan Mihing Raya, Kurun, Tewah, dan Manuhing.
“Selain itu juga akan dibagikan sekitar 1.000 polybag tanaman cabai rawit yang siap berbuah, kepada masyarakat Kelurahan Kuala Kurun dan Kelurahan Tampang Tumbang Anjir,” tandasnya. (GCM/MN-3)









