MASAPNEWS – Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Jaya S Monong meminta masyarakat agar menyampaikan data secara jujur dan apa adanya kepada petugas yang melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
“Masyarakat jangan ragu, jangan khawatir. Sampaikan data kepada petugas sesuai apa adanya,” ucapnya usai menjalani pendataan SE2026 di Kuala Kurun, Selasa.
Petugas sensus akan mendata informasi pribadi sesuai KTP, serta data usaha, pekerjaan, dan penghasilan. Kerahasiaan seluruh data yang diberikan sepenuhnya dijamin aman dan terjaga kerahasiaannya.
Ia juga meluruskan SE2026 tidak ada kaitannya dengan urusan perpajakan. Data yang terkumpul semata-mata akan diolah Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi statistik nasional, sebagai dasar pengambilan keputusan pemerintah.
Dari hasil SE2026, sambung orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau itu, akan terlihat bidang-bidang apa saja yang harus ditingkatkan dan menjadi perhatian dari pemerintah.
Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh masyarakat Gumas untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan SE 2026, dengan cara menerima kedatangan petugas dan meluangkan waktu untuk menjawab dengan apa adanya.
Sementara itu, Kepala BPS Gumas Mulya Setiawan menjelaskan, SE2026 di kabupaten setempat berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Sebanyak 130 petugas diturunkan untuk melaksanakan pendataan di daerah setempat, setelah sebelumnya mereka mengikuti pelatihan dua gelombang yang dipusatkan di Kuala Kurun.
Para petugas dibekali tata cara wawancara serta penggunaan aplikasi khusus yang dapat diinstal di ponsel pintar, untuk mendukung pendataan yang lebih efisien di lapangan.
Lebih lanjut, pendataan SE2026 mencakup seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha, termasuk perusahaan besar swasta, perbankan, dan BUMD yang ada di Gumas.
“Kami berharap seluruh masyarakat dan perusahaan yang ada di Gumas dapat ikut berkontribusi memberikan data yang benar dan akurat, demi mendukung pembangunan ekonomi daerah,” demikian Mulya. (IST)









