MASAPNEWS – Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong menetapkan sejumlah target bagi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Maruang Duhung usai memimpin langsung rapat koordinasi bersama jajaran direksi perusahaan tersebut.
“Target pertama adalah peningkatan kuantitas, artinya meningkatkan jumlah distribusi air yang bisa disalurkan kepada masyarakat dalam hal ini pelanggan Perumdam,” ucapnya usai memimpin rapat koordinasi di Kuala Kurun, Senin.
Ia menyebut, target selanjutnya adalah mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan, mengingat Perumdam Maruang Duhung telah meraih predikat “Sehat” dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada 2025.
Target ketiga, ia meminta Perumdam Maruang Duhung agar meningkatkan distribusi air ke rumah tangga sekaligus memperluas cakupan layanan kepada masyarakat di wilayah kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’.
Selain itu, orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Gumas itu meminta perumdam agar memberi layanan air 24 jam, di Kelurahan Kuala Kurun dan Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun.
Ia menjelaskan sebagian besar wilayah Kelurahan Kuala Kurun dan Tampang Tumbang Anjir saat ini sudah terlayani air 24 jam, namun sebagian lainnya masih tiga jam sehari dan akan ditingkatkan bertahap hingga mencapai 24 jam.
Ia pun menyemangati seluruh pegawai Perumdam agar bekerja dengan baik dan profesional serta sepenuh hati, demi memberikan pelayanan air bersih yang berkualitas kepada masyarakat dalam hal ini pelanggan.
Rapat koordinasi itu digelar sebagai tindak lanjut pelantikan kembali Hendra Toendan sebagai Direktur Perumdam Maruang Duhung periode 2026-2031, yang dilaksanakan di Kuala Kurun pada 24 Juni 2026.
Sementara itu, Direktur Perumdam Maruang Duhung Hendra Toendan menyampaikan terima kasih atas motivasi yang diberikan kepada staf para pekerja perumdam, guna mendukung program pemerintah daerah khususnya layanan air bersih.
Total pelanggan Perumdam saat ini mencapai sekitar 7.800 pelanggan yang tersebar di Kecamatan Sepang, Mihing Raya, Kurun, Manuhing, Tewah, dan Kahayan Hulu Utara, di mana sekitar 4.000 pelanggan berada di Kuala Kurun dan Tampang Tumbang Anjir. (IST)









