MASAPNEWS – Legislator
Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Pebrianto mengapresiasi kemampuan
Polsek Kurun dalam memediasi perselisihan antara dua pemuda di Kecamatan Kurun
pada Rabu (28/4) lalu.
“Terjadi perselisihan antara An (19) dan Ye (21) pada Selasa (27/4) lalu. An
yang sedang mabuk mengendarai sepeda motor dan saat berpapasan dengan Ye
langsung menendang tanpa alasan yang jelas,” ucapnya di Kuala Kurun,
Minggu.
Pria kelahiran Desa Tumbang Jutuh, Kecamatan Rungan ini menyebut, karena mabuk,
tendangan An tidak mengenai Ye. Yang ada, An malah terjatuh sendiri dari atas
motornya karena kehilangan keseimbangan.
Ye yang merasa terancam segera menghubungi Bhabinkamtibmas dan petugas piket
Polsek Kurun untuk mengamankan An. Personel Polsek Kurun bergerak cepat dengan
mengamankan An ke Mapolsek setempat.
Dia menyebut, keesokan harinya pada Rabu (28/4), setelah An tidak lagi
dipengaruhi alkohol, Polsek Kurun berusaha menyelesaikan perselisihan yang
terjadi antara An dan Ye secara kekeluargaan.
An yang menyadari kekeliruannya lalu meminta maaf kepada Ye. Ye pun memaafkan
An secara tulus dan ikhlas, guna menjalin hubungan kekeluargaan yang baik dan
harmonis.
“Saya mengapresiasi Polsek Kurun yang berhasil memediasi perselisihan
antara An dan Ye, sehingga tidak sampai berlanjut ke ranah hukum,” tutur alumni
Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya ini.
Lebih lanjut, belajar dari peristiwa itu, Pebrianto mengimbau kepada generasi
muda untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol, terlebih mengendarai kendaraan
bermotor di bawah pengaruh alkohol.
Orangtua juga harus selalu mengawasi pergaulan anak-anak mereka, khususnya
anak-anak yang memasuki usia remaja, dan tidak membiarkan anak-anak mengendarai
kendaraan bermotor tanpa kepentingan yang jelas.
Terpisah, Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman melalui Kapolsek Kurun Ipda Aditya
Arya Nugroho membenarkan bahwa pihaknya berhasil memediasi perselisihan
antara An dan Ye, sehingga permasalahan tersebut diselesaikan secara
kekeluargaan.
Pada kesempatan itu Kapolsek juga mengimbau kepada warga di Kecamatan Kurun
agar selalu menjaga kerukunan, serta saling menghargai dan menghormati,
terlebih di Bulan Suci Ramadhan. (ANT/MN-3)









