MASAPNEWS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie mengaku kaget melihat video viral terkait kejadian adu mulut Wakil Bupati Irawati dengan pria yang diduga penjual minuman keras pada Rabu (16/6) malam.
“Saya prihatin melihat wakil bupati diperlakukan seperti itu, padahal menjalankan tugas melindungi masyarakat dari dampak buruk minuman keras,” ujarnya di Sampit, Jumat (18/6/2021).
Beberapa waktu lalu Rinie juga pernah ikut tim gabungan saat razia pekat. Dia melihat sendiri banyak remaja yang mabuk-mabukan, bahkan di antaranya ada anak gadis.
Kondisi ini sangat memprihatinkan karena pergaulan bebas dan pesta minuman keras itu bisa membawa dampak buruk terhadap psikologi hingga berimbas pada masa depan mereka nantinya.
Untuk diketahui, sebuah toko yang diduga menjual minuman keras secara ilegal di Jalan Tjilik Riwut Sampit, disegel dengan dipasangi garis polisi setelah sebelumnya dipergoki oleh Wakil Bupati Irawati.
Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kepala Satuan Sabhara AKP Suroto mengatakan, penyegelan tersebut menindaklanjuti video yang viral di media sosial.
“Jangan sampai keduluan masyarakat yang bertindak, makanya kami bertindak cepat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (ANT/MN-3)








