MASAPNEWS – Sekda Gunung Mas (Gumas), Yansiterson mengatakan bahwa sebagai dampak dari terganggunya akses transportasi akibat jalan nasional menuju Kuala Kurun yang longsor, telah diprioritaskan pengalihan arus lalu lintas melalui dua feri penyeberangan.
Dua feri penyeberangan tersebut berada di Kuala Kurun dan Desa Tumbang Hakau, Kecamatan Kurun, kata Yansiterson di Kuala Kurun, Rabu (19/10/2022).
“Melalui perangkat daerah terkait, kami menginventarisir hal-hal yang bisa didukung dan dibantu oleh pemerintah daerah di dua feri penyeberangan ini. Itu akan kami bantu melalui belanja tidak terduga,” paparnya.
Baca juga : https://masapnews.com/2022/10/penanganan-darurat-jalan-longsor-menuju-kuala-kurun-mulai-dilakukan/
Seluruh rencana anggaran biaya (RAB) diajukan oleh perangkat daerah, namun dipusatkan untuk diproses lebih lanjut di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gumas.
BPBD Kabupaten Gumas memiliki tugas untuk segera menetapkan kondisi jalan longsor sebagai bencana lokal, melalui keputusan bupati. Waktu tanggap darurat juga harus segera diselesaikan.
Pemkab Gumas juga sedang berkoordinasi, mencari feri penyeberangan dari tempat lain, supaya difungsikan di feri penyeberangan Kuala Kurun. Dengan demikian diharap pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal.
Lebih lanjut, jalan longsor menuju Kuala Kurun memang memunculkan gangguan transportasi. Yang mengkhawatirkan adalah terjadi gangguan terhadap angkutan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), yang bisa berpengaruh terhadap inflasi.
Menurut dia, jika memang berkaitan dengan inflasi maka pemerintah pusat mengizinkan pemda menggunakan belanja tidak terduga.
“Saya juga menugaskan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gumas agar mencermati kondisi jalan kabupaten, yakni dari Kuala Kurun menuju Tumbang Hakau. Termasuk beberapa jembatan yang ada di sepanjang jalan Kuala Kurun menuju Tumbang Hakau,” imbuhnya.
Artinya, Pemkab Gumas dan berbagai pihak terkait berupaya mengatasi gangguan transportasi, serta mencegah terjadinya inflasi yang lebih serius.
Untuk diketahui, jalan nasional menuju Kota Kuala Kurun, tepatnya di dekat Jembatan Batu Mahasur, longsor pada Selasa (18/10) lalu. Akibatnya, jalan ditutup untuk sementara, demi keselamatan pengendara kendaraan bermotor.
Untuk sementara pengendara dialihkan menggunakan feri penyeberangan, baik yang ada di Kuala Kurun maupun di Tumbang Hakau. (GCM/MN-3)









