MASAPNEWS – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Selsius Aprianus, mendorong agar pihak eksekutif dan legislatif bersama-sama turun langsung ke lapangan guna melihat kondisi riil masyarakat. Langkah ini dinilainya penting agar program perencanaan tahun 2026 dapat disusun secara matang, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan daerah.
Menurut Selsius, penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tidak cukup hanya berdasarkan data di atas kertas, melainkan harus disertai dengan pemahaman langsung terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di desa maupun kecamatan.
“Kita harus turun langsung melihat kondisi masyarakat di lapangan. Dengan begitu, program yang disusun untuk tahun 2026 benar-benar menjawab kebutuhan nyata, bukan hanya sekadar formalitas di dokumen perencanaan,” ujar Selsius, Sabtu, 23 Agustus 2025.
Ia menambahkan, kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam tahap perencanaan pembangunan sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang efektif dan efisien. Dengan sinergi yang baik, pembangunan daerah diharapkan berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kalau kita melihat langsung, kita bisa tahu mana yang mendesak, mana yang harus diprioritaskan. Jangan sampai ada program yang tidak sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Selsius juga mengingatkan bahwa setiap program pembangunan harus memiliki tujuan yang jelas, hasil yang terukur, dan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap, melalui pendekatan berbasis lapangan ini, perencanaan pembangunan tahun 2026 di Kabupaten Gunung Mas akan lebih tepat sasaran, realistis, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh warga. (IST)









