MASAPNEWS – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Pdt Rayaniatie Djangkan, menegaskan bahwa masyarakat Gumas harus mampu keluar dari belenggu kemiskinan dan kebodohan. Menurutnya, kedua persoalan ini masih menjadi tantangan besar yang harus diperjuangkan secara berkelanjutan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
“Masyarakat Gumas harus merdeka dari kemiskinan dan kebodohan. Perjuangan harus dilakukan agar kemiskinan dan kebodohan di daerah ini bisa dikurangi, dan masyarakat menemukan arti kemerdekaan yang sesungguhnya,” tegas Rayaniatie, 15 Oktober 2025.
Ia menjelaskan bahwa upaya mengentaskan kemiskinan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi memerlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. Peningkatan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, serta pemerataan akses pendidikan menjadi kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan.
Rayaniatie menambahkan bahwa pendidikan adalah landasan penting dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan mandiri. Ia berharap orang tua di Gumas dapat mendorong anak-anaknya untuk terus bersekolah, mengikuti pelatihan, dan mengembangkan kemampuan diri sesuai perkembangan zaman.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya generasi muda memiliki pola pikir maju, kreatif, dan tidak mudah menyerah. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia yang unggul merupakan aset terbesar dalam membangun masa depan Gumas yang lebih baik.
“Jika masyarakat kita cerdas dan sejahtera, maka Gumas akan berkembang lebih cepat dan memiliki daya saing yang kuat dengan daerah lain,” tambahnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bergerak bersama untuk membangun Gumas yang mandiri, maju, dan benar-benar merdeka dalam arti yang sesungguhnya. (IST)









