MASAPNEWS – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas), Efrensia L.P. Umbing, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah pada Kamis (20/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Efrensia didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Gumas, Ruby Haris, serta tim teknis dari perangkat daerah terkait.
Rakor dibuka oleh Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, dan dihadiri para wakil bupati/wakil wali kota se-Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda Kalteng, Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung, pimpinan perangkat daerah provinsi, serta Tenaga Ahli penyusunan RPKD.
Dalam sambutannya, Edy menyampaikan bahwa tingkat kemiskinan Provinsi Kalteng pada Maret 2025 tercatat sebesar 5,19 persen atau 147.800 jiwa, menurun dibandingkan September 2024. Sementara itu, garis kemiskinan meningkat 4,83 persen menjadi Rp 654.066 per kapita per bulan pada 2025.
“Walaupun garis kemiskinan kita berada di atas nasional, tingkat kemiskinan Kalteng tetap lebih rendah dari angka nasional,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan aspek finansial, tetapi juga menyangkut keterbatasan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kualitas hidup masyarakat. Karena itu, upaya penanggulangan kemiskinan harus selaras dengan komitmen nasional dan global melalui Sustainable Development Goals (SDGs).
“Tujuan pertama SDGs adalah mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuknya,” tegas Edy.
Rakor ini bertujuan mengoordinasikan langkah-langkah penanggulangan kemiskinan dari tingkat pusat hingga daerah, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, Rakor juga menjaring masukan untuk penyempurnaan Rancangan RPKD Provinsi Kalteng Tahun 2025–2029.
Melalui Rakor ini, diharapkan sinergi antar pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota semakin kuat dalam menekan angka kemiskinan dan menyusun kebijakan yang tepat sasaran bagi masyarakat Kalimantan Tengah. (ist)









