MASAPNEWS – Belakangan ini kondisi jalan trans Kalimantan poros Kuala Kurun-Palangka Raya semakin rusak parah di beberapa titik. Jalan tersebut telah memperlihatkan kondisi yang semakin memprihatinkan, terlebih sering dilalui kendaraan roda empat ke atas yang bermuatan besar.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Evandi, Rabu (28/12/2021) mengungkapkan, sebagian besar kondisi sepanjang badan jalan nampak berlubang, aspal terkelupas dan berlumpur. Konvoi truk bertonase berat juga memicu menambah kerusakan jalan.
Baca juga : https://masapnews.com/2021/12/tuntut-perbaikan-jalan-masyarakat-gumas-protes-ke-dprd-kalteng/
“Kerusakan jalan sebagian besar disebabkan truk-truk besar pengangkut hasil produksinya, dan belakangan ini kerusakan jalan poros semakin parah, hingga saat ini belum dibenahi. Dengan kondisi demikian, semua investor yang bekerja di Gumas agar tidak tutup mata dengan kerusakan jalan tersebut,” tegas Evandi.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gumas ini menambahkan, tindak lanjut pihak investor harus ada dan memperhatikan kerusakan jalan tersebut, apakah dengan cara mengecor atau cara lain dengan membangun jalan khusus menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) mereka untuk truk-truk mengangkut hasil produksinya.
Baca juga : https://masapnews.com/2021/12/dprd-kalteng-pastikan-tindaklanjuti-tuntutan-warga-terkait-jalan-ke-gumas/
Tidak hanya itu, pihak investor yang menggunakan jalan tersebut juga harus bisa bertanggung jawab. Pemerintah diharap segera memanggil pihak perusahaan yang berinvestasi, khususnya di Kabupaten Gumas, sehingga mereka juga dapat berkontribusi membantu memperbaiki jalan rusak tersebut.
Baca juga : https://masapnews.com/2021/12/ini-pernyataan-dprd-kalteng-akan-panggil-pbs-di-gumas/
“Melihat kondisi memprihatinkan tersebut, sangat miris ketika masyarakat melewati jalan menuju Palangka Raya, begitu juga sebaliknya. Kami ingin kepada investor dan pemerintah untuk bisa segera mungkin memperbaikinya,” ujar Politisi Partai NasDem ini. (HY/MN-2)









