Selamat Pagi | Jumat, Mei 15, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Opini

Peran BUMDes di tengah pandemi Covid-19

adminmasap by adminmasap
Agustus 31, 2021
in Opini
0
Destano Anugrahnu

Destano Anugrahnu

40
SHARES
311
VIEWS






Oleh : Destano Anugrahnu, Pegiat Sosial Masyarakat Adat dan Desa di Kalimantan Tengah, sekaligus mahasiswa Pendidikan Magister Ilmu Hukum Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

Hampir dua tahun bumi pertiwi dilanda wabah pandemi Covid-19. Bukan rahasia lagi pada sektor perekonomian mengalami goncangan besar sehingga setiap waktu dan saat berpeluang mengancam disentegritas negara.

Keadaan demikian memang bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan hampir di seluruh belahan dunia saat ini. Hanya saja, nampaknya di beberapa negara maju kemampuan mereka dalam beradaptasi dan ketepatan mereka dalam menemukan strategi untuk berinovasi atas masalah yang dialami lebih baik dari kita.

Sementara di Negara kita pemberlakuan beberapa kebijakan untuk memutus mata rantai wabah pandemi justru di sisi lain membuat gelombang masyarakat kehilangan pekerjaan dan itu tidak terhindarkan.

Sebab, para pengusaha harus memutar otak untuk menutup atau menurunkan cost pengeluaran operasional sehingga pengurangan karyawan atau buruh adalah salah satu opsi yang paling rasional di kalangan pengusaha.

Akan tetapi, pada saat ini penulis tidak akan mengulik lebih dalam terkait topik bahasan ini, melainkan mencoba sudut pandang atau perspektif lain pada rangkaian upaya dan usaha, untuk tetap menambah alternatif bagaimana perekonomian tidak tersungkur di saat wabah pandemi di negeri ini tak kunjung mendapat kepastian kapan akan bisa berakhir.

BUMDes

Badan Usaha Milik Desa atau yang akrab dikenal oleh masyarakat awam BUMDes, lembaga yang dalam Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa yang lebih detailnya diatur dalam PERMENDESPDTT NO 4 TAHUN 2015 tentang pendirian, pengurusan dan pengelolaan, dan pembubaran badan usaha milik desa diharapkan dapat mendongkrak dan menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat desa yang dengan harapan besar nantinya dapat menjadi corong terwujudnya kesejahteraan di setiap pelosok negeri ini.

Memang BUMDes tidak cukup mendapat perhatian yang besar, seperti program-program UMKM di perkotaan. BUMDes juga tidak cukup banyak mendapat polesan inovasi dan ketajaman analisis dalam melihat pasar seperti UMKM, karena pada realitanya BUMDes sering kali hanya dibentuk untuk melengkapi amanat peraturan perundang-undangan tanpa kajian, pertimbangan dan pendampingan yang serius.

Dinas atau badan pada tingkat kabupaten, kota atau provinsi sekalipun tidak melihat ada potensi besar dengan program BUMDes ini. Hal tersebut bisa kita identenfikasi dari proses pembentukan struktur organisasi BUMDes, politik anggaran dalam bentuk penyertaan dari dana desa yang masih sangat kecil, perencanaan kegiatan tanpa ada kajian dan analisa ketersedian pasar yang mumpuni, dan dalam pelaksanaan yang tidak berorientasi pada output perubahan dan peningkatan ekonomi.

Namun lebih pada pemenuhan proses birokratisasi dan administratif belaka, ditambah pada sisi pendamping BUMDes dari daerah kabupaten, kota atau provinsi ini sendiri juga belum memiliki infrastruktur pengetahuan dan inovasi yang cukup berdampak dalam merangsang kreativitas masyarakat desa, sehingga keterbatasan pengetahuan, strategi, konsep dan inovasi kuasa pengguna anggaran di tingkat desa dan sumber daya manusia pendukungnya hari ini tidak banyak terbantukan.

Ilustrasi – Ferry penyeberangan milik BUMDes Desa Tumbang Habaon Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. (Foto dokumentasi)

Yang banyak terjadi, hari-hari ini BUMDes justru banyak dibentuk atau programnya hanya berdasarkan copy paste dari BUMDes daerah-daerah di Jawa yang sudah sukses. Akan tetapi karena tidak ada pemetaan sosial potensi desa dan pasar yang disasar membuat program-program tersebut tidak mampu beroperasi dan membawa kesejahteraan perekonomian bagi warga masyarakat di desa.     

Terakhir, dalam lahirnya Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, khususnya pada kluster revisi Undang-Undang Desa, telah diberikan penetapan dan penguatan pada status BUMDes menjadi badan hukum saat ini, sehingga sudah saatnya BUMDes mendapat perhatian sebagai organisasi pemacu perbaikan perekonomian di desa.

Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini, pemerintah hanya berfokus pada realokasi dan refocusing anggaran dana desa pada pemberian bantuan langsung tunai bagi masyarakat. Upaya tersebut tentu baik, akan tetapi juga tidak mungkin bisa bertahan lama, sehingga sudah sangat sewajarnya untuk menjaga keberlanjutan stabilitas perekonomian desa.

BUMDes hendaknya sesegera mungkin digerakkan sebagai motor perekonomian desa, mengingat dana yang tersedia selama ini namun tidak terencana dan terlaksana secara maksimal. Jika daerah dan pendamping pada tingkat kecamatan belum dirasa mampu memfasilitasi hal tersebut, maka daerah tidak boleh pasif.

Daerah hendaknya membuka jaringan bersama universitas dan organisasi non pemerintah yang memiliki kapasitas untuk itu, melakukan upaya perbaikan struktur organisasi BUMDes yang benar dan sesuai aspirasi warga desa, melakukan survei potensi sumber daya alam dan potensi pasar yang ada.

Kemudian mengarahkan penganggaran yang sesuai dalam APBDes, dan pastikan terus melakukan monitoring evaluasi atas setiap progres yang dilaksanakan. Dengan demikian desa bisa dijadikan benteng atau basis pertahanan perekonomian berskala mikro di kala pandemi yang mungkin saja tidak berujung ini.

Previous Post

Jason Statham hingga Megan Fox akan bintang "The Expendables" terbaru

Next Post

Ketua DPRD Gumas ingatkan desa/kelurahan terkait musdes/muskel DTKS

Related Posts

Anita Desmarini
Opini

Imunisasi : Upaya Pembentukan Herd Immunity dan Pencegahan Kejadian Luar Biasa

Februari 5, 2023
Anita Desmarini
Opini

Kebutuhan Sinergi Dalam Upaya Penurunan Angka Perkawinan Anak

Januari 15, 2023
Anita Desmarini
Opini

Data Angka Putus Sekolah Sebagai Modal Perencanaan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja

Juli 13, 2022
Anita Desmarini
Opini

Capaian Pembangunan Manusia dari Perpektif Gender

Mei 18, 2022
Abdul Mufid, S.E., M.Ec.Dev
Opini

Meterai Elektronik Dalam Pelaksanaan Pengelolaan APBN

April 8, 2022
Destano Anugrahnu
Opini

Kebijakan anggaran desa dalam intervensi

Februari 9, 2022
Next Post
Ketua DPRD Kabupaten Gumas Akerman Sahidar. (ANT/IST)

Ketua DPRD Gumas ingatkan desa/kelurahan terkait musdes/muskel DTKS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.