Selamat Malam | Minggu, April 26, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Opini

Atensi terhadap Rata-rata Lama Sekolah dalam upaya peningkatan pembangunan daerah

adminmasap by adminmasap
Januari 21, 2022
in Opini
0
Ilustrasi – Sejumlah murid SD bersama wali murid saat mengikuti suatu kegiatan di Kota Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kamis (20/1/2022). (MASAPNEWS/GCM)

Ilustrasi – Sejumlah murid SD bersama wali murid saat mengikuti suatu kegiatan di Kota Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kamis (20/1/2022). (MASAPNEWS/GCM)

42
SHARES
321
VIEWS






Oleh : Anita Desmarini (Statistisi Pelaksana Lanjutan pada BPS Kabupaten Gunung Mas)

Salah satu komponen penting dalam pembangunan suatu negara ialah Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.  SDM yang berkualitas merupakan aset suatu negara, karena mereka memiliki kontribusi yang besar, baik bagi dirinya maupun orang lain. 

Pendidikan  memiliki peran dalam pembentukan SDM yang berkualitas, sehingga nantinya mereka dapat mengelola sumber daya di daerahnya dengan baik.

Peran warga negara dalam memberikan kontribusi bagi negaranya berbanding lurus terhadap peran yang dimiliki oleh negara dalam memberikan hak Pendidikan bagi warganya. 

Sesuai dengan amanat Undang-undang dasar 1945 pasal 31 ayat (1) yang menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”, sehingga pemerintah terus berupaya untuk memenuhi hak warga negaranya melalui program yang selaras dengan amanat tersebut. 

Salah satunya ialah melalui program wajib belajar.

Sesuai dengan isi dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 tahun 2008 tentang wajib belajar, program ini merupakan merupakan program pendidikan minimal yang harus diikuti oleh Warga Negara Indonesia (WNI) atas tanggung jawab pemerintah, baik pada tingkat pusat dan pemerintah daerah. 

Program ini berfungsi untuk mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi setiap WNI.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan pendidikan minimal bagi WNI untuk mengembangkan potensi diri, agar dapat hidup mandiri di dalam masyarakat atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Wajib belajar diselenggarakan pada jenjang pendidikan dasar, yang meliputi Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan bentuk lain yang sederajat. 

Pengelolaan program wajib belajar secara nasional menjadi tanggung jawab menteri, sedangkan pengelolaan program wajib belajar pendidikan dasar tingkat kabupaten/kota menjadi tanggung jawab bupati/wali kota.

Pemerintah, baik pada tingkat pusat maupun daerah, secara berkala melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program wajib belajar. 

Salah satu hasil evaluasi dapat dilihat melalui pencapaian Rata-rata Lama Sekolah (RLS). 

RLS merupakan jumlah tahun belajar penduduk usia 15 tahun ke atas yang telah diselesaikan dalam Pendidikan formal, tidak termasuk tahun yang mengulang.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa RLS di Kabupaten Gunung Mas tahun 2021 ialah 9,14. 

Angka tersebut menunjukkan bahwa RLS penduduk usia 15 tahun ke atas di Kabupaten Gunung Mas ialah 9 tahun, atau setara dengan kelas 3 SMP.  Capaian ini sudah memenuhi target wajib belajar 9 tahun.

RLS di Kabupaten Gunung Mas menunjukkan peningkatan selama lima tahun terakhir dan berada diatas rata-rata capaian se-Provinsi Kalimantan Tengah (8,64).

Capaian RLS di Kabupaten Gunung Mas sudah menunjukkan progress yang baik.  Namun, angka ini masih perlu ditingkatkan lagi mengingat pentingnya SDM dalam menunjang pembangunan daerah, di mana semakin tinggi kualitas SDM maka akan semakin berpengaruh terhadap kontribusi pembangunan daerah.

Peningkatan kualitas SDM salah satunya dipengaruhi oleh tingkat pendidikannya. 

Peningkatan RLS dapat diupayakan di antaranya dengan melakukan pemenuhan tenaga dan fasilitas pendidikan, terutama pada daerah-daerah yang masih belum memiliki akses tersebut. 

Selain pemenuhan dari sisi kuantitas, peningkatan RLS juga dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas pada tenaga dan fasilitas pendidikan yang sudah ada.

Previous Post

Film live-action "The Aristocats" dikabarkan sedang digarap Disney

Next Post

TWC: Taman Mini Indonesia Indah dipercantik untuk sambut G20

Related Posts

Anita Desmarini
Opini

Imunisasi : Upaya Pembentukan Herd Immunity dan Pencegahan Kejadian Luar Biasa

Februari 5, 2023
Anita Desmarini
Opini

Kebutuhan Sinergi Dalam Upaya Penurunan Angka Perkawinan Anak

Januari 15, 2023
Anita Desmarini
Opini

Data Angka Putus Sekolah Sebagai Modal Perencanaan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja

Juli 13, 2022
Anita Desmarini
Opini

Capaian Pembangunan Manusia dari Perpektif Gender

Mei 18, 2022
Abdul Mufid, S.E., M.Ec.Dev
Opini

Meterai Elektronik Dalam Pelaksanaan Pengelolaan APBN

April 8, 2022
Destano Anugrahnu
Opini

Kebijakan anggaran desa dalam intervensi

Februari 9, 2022
Next Post
Ilustrasi - Karyawan TMII berkendara melintasi anjungan Istana Anak-Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. (MASAPNEWS/ANT)

TWC: Taman Mini Indonesia Indah dipercantik untuk sambut G20

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.